Jumat, 02 Mei 2014

Merancang Konsep Cover Antologi 'Writing is Fighting'

Jiper. Itulah yang saya rasakan kala diajak Penanggung Jawab Proyek ini: Mbak Ayuk, untuk nulis di 'Writing is Fighting' (WIF). Gimana nggak? 14 penulis lainnya notabene penulis produktif yang piawai nulis sagala aya. Mulai dari buku anak, novel remaja, roman, komedi, nonfiksi, liputan travelling, liputan produk, sampai menyunting, nulis puisi dan nerjemahin. Palugada, lah! :D

Alhamdulillah, meski terbilang sebagai penulis senior, mereka sangat rendah hati :) Diskusi karya diwarnai dengan kritik membangun, bukan saling serang. Jadilah saya melawan jiper dengan menulis secuil pengalaman belajar menulis feature. 

***
Saat menyusun konsep cover WIF, yang pertama terlintas di kepala saya: pensil warna-warni. Ini karena, bagi saya, pensil sudah sangat mewakili konsep penulis. Konsep awal saya adalah: nama penulis di badan pensil. Jadilah saya mengirim materi sampel foto pensil dan thumbnail pada Mbak Desainer Cover (DC) sebagai berikut:

Sampel posisi pensil warna


 Thumbnail cover WIF

 ***
Cover WIF sempat mengalami beberapa revisi. Pada preview perdana, sempat ada ornamen: noda tinta, penjepit kertas, serta gambar urek-urekan pensil. Namun, semua ornamen itu dihilangkan, diganti latar belakang putih. Ini karena, warna putih memberi kesan: simple, clean, dan mature. 

Di sela-sela padatnya kesibukan Mbak DC, beliau sempat ke rumah saya untuk mematangkan konsep revisi cover WIF. Jadilah kami duduk semeja untuk kerja bareng. Kami sepakat, dengan latar belakang putih, maka perlu pemilihan font judul yang cermat. Saya ingin model tulisan tangan untuk tulisan 'Writing is' dan kesan keras serta tegas untuk font 'Fighting'. Dari ratusan font koleksi Mbak DC, beliau pilihkan sekitar 5-6 jenis untuk font 'Writing is' dan 'Fighting'. Bersama-sama, kami mencoba sejumlah nominasi font tadi dan mendiskusikannya.  

Saat memilih font itulah, Mbak DC menunjukkan ide foto alternatif posisi pensil (melingkar, bergelombang, acak, dll) serta ide agar nama penulis seolah-olah ditulis dengan pensil. "Biar kesannya dinamis," ujar beliau. Mulanya saya ragu, khawatir cover bakal terkesan penuh dan sesak. Namun Mbak DC meyakinkan saya: "Insya Allah bisa diatur".

***  
Beberapa hari kemudian, Mbak DC mengirim 2 opsi cover WIF. Opsi pertama persis seperti thumbnail awal, sementara opsi ke dua disertai ide Mbak DC. Dan alhamdulillah, saya jatuh cinta pada opsi 2. 

***
"Bagi para penulis Writing is Fighting, setiap proyek adalah pembelajaran baru. Terjengkang lima kali, bangun lagi enam kali. Sungguh, eksis di dunia literasi ini tidak mudah. Butuh perjuangan ekstra keras dan semangat pantang menyerah. Siapa bilang jadi penulis itu mudah?"

Judul: Writing is Fighting

Penulis dan Judul Artikel: 


Ambhita Dhyaningrum: Dari Pintu ke Pintu 
Aan Diha: Euforia yang Membuat Kecewa 
Dewi Rieka Dua: Kala Emak Ribet Jadi Penulis 
Ferry Herlambang Zanzad: Berlari dari Otak Kanan ke Otak Kiri 
Indah Julianti Sibarani: Kripik Pedas 
Iwok Abqary: Jangan Asal Pilih Penerbit 
Nadiah Alwi: Self Publisher: Nekat Tapi Nikmat 
Nita Candra: Menulis: Sebuah Perjalanan
Nunik Utami Ambarsari: Revisi Tak Kunjung Henti 
Retnadi Nur'aini: Mahasiswi Minder Menjadi Penulis Feature 
Rini Nurul Badariah: Menjadi Penulis yang Berprofesi Editor 
Tria Ayu K: Menang!
Triani Retno A Full: Writer’s Block: Datang Tak Diundang, Pulang Harus Diusir 
- Yokie Aditya: Berperan Pembunuh 
- Yudhi Herwibowo: Saya Memutuskan Menulis Sejarah 




Harga: Rp 45,000 (belum ongkir)

Info Pemesanan: silakan lihat di sini



***
Yuk, kunjungi blog para penulis WIF lainnya :)

0 komentar:

Poskan Komentar